Di Amerika, iPhone 5C cuma Rp 500 ribuan

iPhone 5C di negara asalnya cuma Rp 500 ribuan. Hal ini bukan sebuah lawakan karena saat ini bukan tanggal 1 April. Hal ini memang sudah terkenal sejak dulu bahwa produk smartphone berlogo apel ini dijual lebih murah di Amerika.

Walmart, salah satu jaringan retail terkemuka di Amerika menjual iPhone 5C dengan harga yang cukup murah. Dengan harga USD 45 atau sekitar Rp. 518 ribuan, anda bisa mendapatkan iPhone 5C di seluruh toko Walmart di Amerika.

Namun harga murah tersebut bukan sekedar murah seperti yang anda bayangkan. Setelah membeli “iPhone murah” ini, anda diwajibkan membayar kontrak dengan operator tertentu selama dua tahun.

Tetap saja iPhone 5C ini terbilang murah karena Walmart telah memangkas harganya dari USD 75 hingga USD 45. Hal ini dilakukan demi menarik minat para pembeli karena iPhone 5C kurang laris dipasaran dibanding “kakaknya”, iPhone 5S.

Memang penjualan iPhone 5C tidak terlalu buruk, namun jika dibanding penjualan iPhone 5S, iPhone warna-warni ini harus mengalah karena iPhone 5S berhasil terjual dua kali lebih banyak ketimbang iPhone 5C.

Sarah Spencer, juru bicara Walmart mengungkapkan bahwa perubahan harga ini dilakukan karena Walmart terkenal sebagai pemimpin soal harga. Hal tersebut juga dilakukan karena Walmart berniat untuk mengganggu kompetitor dengan cara memangkas harga penjualan iPhone 5C.

Ia juga menilai bahwa produk 5C kurang bersinar. Melalui promosi ini ia berharap penjualan iPhone 5C bisa mengungguli iPhone 5S yang kini tengah laris. Bahkan dibeberapa jaringan Walmart persediaan 5S sangat terbatas.

Apakah pemangkasan ini bisa berarti banyak bagi iPhone 5C? Tentunya hal ini akan mempengaruhi konsumen demi mendapatkan produk smartphone idamannya. Terlebih dengan model unik serta warna-warna yang ceria membuat iPhone 5C terkesan eksklusif.

Namun hal ini belum bisa dipastikan seratus persen karena vendor lain juga menjual produk mereka dengan harga yang murah, bahkan diantaranya lebih murah dari iPhone 5C. Dengan begini perang smartphone makin menarik untuk diikuti.

Burhan Simorangkir
Gamer kelas berat, tak lengkap satu hari tanpa nge-game, juga blogger yang aktif menulis artikel dunia gaming mobile, konsol atau PC