Hanya Dengan Menjual Follower Palsu, Pria Ini Raih Rp 1,2 Miliar

Bagi beberapa orang, memiliki follower yang banyak adalah sebuah kebanggan. Dengan memiliki follower banyak, orang merasa bahwa mereka bagaikan bak selebriti. Namun, untuk memiliki follower yang banyak anda perlu ngetwit dengan isi twit yang bermutu supaya difollow orang banyak.

Namun kini bagi anda yang merasa tidak punya banyak waktu untuk menjaring follower dengan jumlah yang banyak, anda bisa membeli follower. Ya, saat ini jual – beli follower makin marak dilakukan. Dengan membayar sekian besar uang, anda bisa mendapat follower dengan cepat. Meski begitu, follower yang anda dapat bukan follower ‘orang beneran’ alias follower palsu.

Follower palsu dalam jejaring sosial, terutama Twitter, bukanlah hal yang baru. Bahkan ada pria yang mengaku sudah menghasilkan uang hingga 1,2 miliar dari hasil penjualan follower twitter.

Pria itu bernama James Clegg, ia mengelola jual beli follower palsu dalam jumlah yang besar. Pendapatannya pun tergolong sangat besar, dalam 10 bulan terakhir ia mengaku telah menghasilkan USD 128 ribu atau setara dengan Rp. 1,2 miliar dari penjualan ‘pengikut palsu’ ini.

Menurut Clegg, kebanyakan pelanggan yang membeli follower palsu kepadanya adalah selebriti, perusaahan besar, komedian hingga perusaan kecil yang sedang merangkak besar. Hal ini berguna untuk menumbuhkan rasa percaya orang karena banyak yang memfollow akun tersebut. Padahal follower yang mereka punya nyaris fake semua.

Lalu dari mana Clegg bisa menciptakan begitu banyak akun twitter palsu? Ia mengaku telah menyewa seorang programmer dari India yang mampu menciptakan bot pembuat akun twitter palsu. Bot tersebut ternyata mampu menghasilkan ribuan akun hanya dalam waktu beberapa hari saja.

Tarif yang diberlakukan setiap 1000 follower palsu adalah USD 11, namun itu semua bisa berubah tergantung berapa jumlah pesanan konsumen, beserta dengan kepentingan yang mereka miliki.

Berdasar dengan penjualan follower palsu yang ia lakukan, ia tmengantongi lama bersih sekitar USD 2000 dari penjualan sebesar USD 6000. Berarti tiap dua minggu ia mendapat uang sebesar 20 juta. Edan!

Nah, dengan maraknya penjualan follower palsu ini apakah anda tertarik untuk membelinya? Yang pasti jumlah follower itu tidak menjadi terlalu penting apabila twit yang anda post hanya sekedar twit tidak jelas, yang penting adalah tingkatkan kualitas twit anda niscaya follower anda akan bertambah dengan sendirinya, tanpa perlu campur tangan follower palsu.

Burhan Simorangkir
Gamer kelas berat, tak lengkap satu hari tanpa nge-game, juga blogger yang aktif menulis artikel dunia gaming mobile, konsol atau PC